Fel
Visualisasi : Kurasaki Fuuko
Taken From : Accel World
Credit :
Reki Kawahara-sensei and HiMa
Nama Lengkap : Felicita Amabelle Chamberlain
Nama Panggilan : Felicita, Fel
TTL : Edinburgh, 23 Agustus
Usia :
16 y.o
Domisili :
London
BB/TB : 167/51
Ciri Fisik : Brown hair, Blue eyes, Pinkish lips
Kelebihan : Really Sweet Person Outside, Bisa macam-macam karena belajar macam-macam (piano, dansa, berkuda, dll)
Kekurangan : Over-protective (because her bro-con), Keras kepala (except
with her brother)
Tambahan :
She’s a bit brother complex, Hobi nge-teh dan menonton konser orkestra
Relationship :
Parents : Vincent Grey Chamberlain (Father | Tohsaka Tokiomi @FateZero),
Cordelia Amanti Chamberlain (Mother | Tohsaka Aoi @FateZero)
-
Siblings : Sebastian Oliver Chamberlain (Older
Brother | Tohzuki Suzuya @StarrySky)
-
Fiancee : Nathan Mikhailova Arcdelasford (also
her cousins | Sakamaki Izayoi @Mondaiji-tachi)
-
Acquitancee : Eve Giodizio Holystone (Her older
brother’s fiancee, and also her enemy (?) | Kaishou Rie @Un-Go), Hannah (Hisui @Tsukihime | ), Luke (Luca @LaStoriaDellaArcanaFamiglia), Katherine Rashaverak (Morishima Haruka @AmagamiSS), Cecille Spencer (Avril Bradley @GOSICK), Cynthia Cashiraghi (Charlotte Dunois @InfiniteStratos), Dani Winchester (Liberta @LaStoriaDellaArcanaFamiglia)
- Student Council: Glenn Ludovick (Tamaki Suou @OuranSHS), Lily Springfield (Victorique de Blois @GOSICK), Devon Lewis (Wataya Arata @Chihayafuru)
- Student Council: Glenn Ludovick (Tamaki Suou @OuranSHS), Lily Springfield (Victorique de Blois @GOSICK), Devon Lewis (Wataya Arata @Chihayafuru)
Karena
apapun yang kulakukan, kusadari hanya dan selalu untuknya...
Felicita dengan baju kasualnya sedang
menatap sebuah hamparan padang rumput. Hanya ada lahan yang didominasi warna
hijau dan beberapa pohon di sisi-sisinya. Angin yang berhembus perlahan
meniupkan helai demi helai rambut coklatnya yang ia biarkan tergerai. Sinar
matahari perlahan memberikan sensasi hangat di tubuhnya yang sedang duduk di
atas rumput. Suasana di sini sangat nyaman dan bisa membuat siapapun merasa
ingin tertidur pulas tanpa beban. Nyaman sekali...
Gadis Chamberlain itu lalu memutuskan
untuk merebahkan dirinya di atas padang rumput sambil mengalihkan pandangannya
dari sosok Hannah, pelayannya yang sedari tadi sabar mengawasinya dari balik
pohon. Rasanya ia ingin sendiri, namun Ayahnya─Earl Vincent Chamberlain─ pasti
akan langsung memberikannya ceramah panjang lebar yang selalu membosankan.
Felicita sudah 15 tahun, dan dia bukanlah bayi yang harus selalu disuapi dan
diikuti kemana saja ia pergi. Tidak menyenangkan membiarkan seseorang tahu
seluruh gelagatmu, mengawasi seluruh gerakmu, dan melaporkannya kepada
seseorang yang lain bila perlu.
Namun, ada dia yang berbeda. Kakaknya
berbeda. Hanya kakaknya yang bisa mempengaruhi Ayahnya, yang meminta pengawalan
Felicita untuk dihilangkan atau setidaknya dikurangi. Kakaknya menyenangkan.
Selalu memberi apa yang ia mau, selalu mengerti apa yang ia mau. Terkadang ia
bisa sangat galak terhadap Nathan, sehingga membuat muka Nathan merah padam dan
Felicita hanya tertawa melihat wajah lucu Nathan.
Musim ini, Felicita memasuki tahun pertamanya pada sebuah Public Senior High School. Iya, public dan bukan noble senior high school. Berbaur dengan orang biasa, dan bukan dengan bangsawan lain. Ia rela meninggalkan lingkungan sekolah noble demi permintaan seseorang─ Sebastian─ yang tidak lain adalah kakaknya sendiri.
“Demi Ratu kita, Fel,” ujar Sebastian
berkali-kali saat Felicita menanyakan kenapa ia harus masuk ke sekolah rakyat
biasa.
Keluarganya adalah pemilik Perusahaan
Chamber yang merupakan salah satu perusahaan besar di Inggris. Usaha keluarga
Chamberlain beragam, yang terbesar ada di bidang industri hiburan dan
perdagangan. Ayahnya adalah pemilik perusahaan sekaligus mata-mata Ratu, karena
itulah dia mendapatkan gelar Earl Vincent Chamberlain. Kakaknya adalah seorang
mahasiswa bisnis tahun ketiga, dan agaknya pun telah turut menjadi mata-mata
ratu. Keluarga Chamberlain ditugaskan untuk mengawasi area perdagangan dan
hiburan di sekitar London, terutama di bagian dimana para polisi London tidak
bisa mengambil alih. Kabarnya, sekolah yang ia masuki berisi anak-anak dari
pemilik berbagai serikat dagang besar maupun kecil, dan Felicita kecil harus
mulai mengawasi gerak-gerik perdagangan dengan berbaur dengan anak-anak para
pedagang.
Lalu
kini, dia disuruh menjadi mata-mata juga kah?
Mendengus kesal. Namun, mau bagaimana
lagi? Ini adalah perintah kakaknya.
Karena
apapun yang kulakukan, kusadari hanya dan selalu untuknya...
“Hannah...” ujar Felicita sambil
membetulkan posisi duduknya. Memanggil pelayannya tanpa sedikitpun melihat ke
belakang. Dari sekian banyak pelayan hanya Hannah-lah yang cocok untuknya,
karena dia tidak banyak bicara dan bekerja cepat. Bangsawan tidak ingin waktu
bersantainya diganggu untuk beberapa ocehan yang tidak penting, tahu.
“Ya, nona?”
“Kenapa kau mau melayaniku?”
“Karena aku tidak memiliki pilihan lain,
nona.”
“Apa jadwalku hari ini?”
“Kelas Piano dan Dansa, nona.”
“Jadwal Sebastian?”
“Tuan sedang bertemu dengan Nona
Holystone, nona.”
Mendengus kesal lagi.

No comments:
Post a Comment