Sunday, February 3, 2013

Felicita Amabelle Chamberlain

Fel

Visualisasi       : Kurasaki Fuuko
Taken From     : Accel World
Credit              : Reki Kawahara-sensei and HiMa



Nama Lengkap            : Felicita Amabelle Chamberlain

Nama Panggilan          : Felicita, Fel

TTL                 : Edinburgh, 23 Agustus

Usia                 : 16 y.o

Domisili           : London

BB/TB             : 167/51

Ciri Fisik          : Brown hair, Blue eyes, Pinkish lips

Kelebihan        : Really Sweet Person Outside, Bisa macam-macam karena belajar macam-macam (piano, dansa, berkuda, dll)

Kekurangan     : Over-protective (because her bro-con), Keras kepala (except with her brother)

Tambahan        : She’s a bit brother complex, Hobi nge-teh dan menonton konser orkestra

Relationship    :
 Parents            : Vincent Grey Chamberlain (Father | Tohsaka Tokiomi @FateZero), Cordelia Amanti Chamberlain (Mother | Tohsaka Aoi @FateZero)
-          Siblings           : Sebastian Oliver Chamberlain (Older Brother | Tohzuki Suzuya @StarrySky)
-          Fiancee           : Nathan Mikhailova Arcdelasford (also her cousins | Sakamaki Izayoi @Mondaiji-tachi)
-          Acquitancee    : Eve Giodizio Holystone (Her older brother’s fiancee, and also her enemy (?) | Kaishou Rie @Un-Go), Hannah (Hisui @Tsukihime | ), Luke (Luca @LaStoriaDellaArcanaFamiglia), Katherine Rashaverak (Morishima Haruka @AmagamiSS), Cecille Spencer (Avril Bradley @GOSICK), Cynthia Cashiraghi (Charlotte Dunois @InfiniteStratos), Dani Winchester (Liberta @LaStoriaDellaArcanaFamiglia)
-          Student Council: Glenn Ludovick (Tamaki Suou @OuranSHS), Lily Springfield (Victorique de Blois @GOSICK), Devon Lewis (Wataya Arata @Chihayafuru)



Karena apapun yang kulakukan, kusadari hanya dan selalu untuknya...

Felicita dengan baju kasualnya sedang menatap sebuah hamparan padang rumput. Hanya ada lahan yang didominasi warna hijau dan beberapa pohon di sisi-sisinya. Angin yang berhembus perlahan meniupkan helai demi helai rambut coklatnya yang ia biarkan tergerai. Sinar matahari perlahan memberikan sensasi hangat di tubuhnya yang sedang duduk di atas rumput. Suasana di sini sangat nyaman dan bisa membuat siapapun merasa ingin tertidur pulas tanpa beban. Nyaman sekali...

Gadis Chamberlain itu lalu memutuskan untuk merebahkan dirinya di atas padang rumput sambil mengalihkan pandangannya dari sosok Hannah, pelayannya yang sedari tadi sabar mengawasinya dari balik pohon. Rasanya ia ingin sendiri, namun Ayahnya─Earl Vincent Chamberlain─ pasti akan langsung memberikannya ceramah panjang lebar yang selalu membosankan. Felicita sudah 15 tahun, dan dia bukanlah bayi yang harus selalu disuapi dan diikuti kemana saja ia pergi. Tidak menyenangkan membiarkan seseorang tahu seluruh gelagatmu, mengawasi seluruh gerakmu, dan melaporkannya kepada seseorang yang lain bila perlu.

Namun, ada dia yang berbeda. Kakaknya berbeda. Hanya kakaknya yang bisa mempengaruhi Ayahnya, yang meminta pengawalan Felicita untuk dihilangkan atau setidaknya dikurangi. Kakaknya menyenangkan. Selalu memberi apa yang ia mau, selalu mengerti apa yang ia mau. Terkadang ia bisa sangat galak terhadap Nathan, sehingga membuat muka Nathan merah padam dan Felicita hanya tertawa melihat wajah lucu Nathan.

Musim ini, Felicita memasuki tahun pertamanya pada sebuah Public Senior High School. Iya, public dan bukan noble senior high school. Berbaur dengan orang biasa, dan bukan dengan bangsawan lain. Ia rela meninggalkan lingkungan sekolah noble demi permintaan seseorang─ Sebastian─ yang tidak lain adalah kakaknya sendiri.

“Demi Ratu kita, Fel,” ujar Sebastian berkali-kali saat Felicita menanyakan kenapa ia harus masuk ke sekolah rakyat biasa.

Keluarganya adalah pemilik Perusahaan Chamber yang merupakan salah satu perusahaan besar di Inggris. Usaha keluarga Chamberlain beragam, yang terbesar ada di bidang industri hiburan dan perdagangan. Ayahnya adalah pemilik perusahaan sekaligus mata-mata Ratu, karena itulah dia mendapatkan gelar Earl Vincent Chamberlain. Kakaknya adalah seorang mahasiswa bisnis tahun ketiga, dan agaknya pun telah turut menjadi mata-mata ratu. Keluarga Chamberlain ditugaskan untuk mengawasi area perdagangan dan hiburan di sekitar London, terutama di bagian dimana para polisi London tidak bisa mengambil alih. Kabarnya, sekolah yang ia masuki berisi anak-anak dari pemilik berbagai serikat dagang besar maupun kecil, dan Felicita kecil harus mulai mengawasi gerak-gerik perdagangan dengan berbaur dengan anak-anak para pedagang.

Lalu kini, dia disuruh menjadi mata-mata juga kah?

Mendengus kesal. Namun, mau bagaimana lagi? Ini adalah perintah kakaknya.

Karena apapun yang kulakukan, kusadari hanya dan selalu untuknya...

“Hannah...” ujar Felicita sambil membetulkan posisi duduknya. Memanggil pelayannya tanpa sedikitpun melihat ke belakang. Dari sekian banyak pelayan hanya Hannah-lah yang cocok untuknya, karena dia tidak banyak bicara dan bekerja cepat. Bangsawan tidak ingin waktu bersantainya diganggu untuk beberapa ocehan yang tidak penting, tahu.

“Ya, nona?”

“Kenapa kau mau melayaniku?”

“Karena aku tidak memiliki pilihan lain, nona.”

“Apa jadwalku hari ini?”

“Kelas Piano dan Dansa, nona.”

“Jadwal Sebastian?”

“Tuan sedang bertemu dengan Nona Holystone, nona.”

Mendengus kesal lagi.

No comments:

Post a Comment